 | Welcome | Sep 19, 2006 |
Welcome To My Inspiring Website
 Iseng2 ga ada kerjaan… biasanya main BOUNCE!!! Berapa rekorku? Sejauh ini rekor tertinggi adalah 1.036.838 (lihat gambar) Ada yang lebih tinggi?
Prestasi: Menjadi Juara Karena Punya Semangat Mengkritik
Yogyakarta, Kabar UGM Edisi 62/IV/30 November 2006
Menyampaikan inspirasi kepada suatu institusi tidak selalu harus dengan unjuk rasa. Ia bisa juga dilakukan melalui kegiatan ilmiah. Ini yang dilakukan oleh mahasiswa UGM yang berhasil meraih juara dalam Lomba PPKM (Presentasi Pemikiran Kritis Mahasiswa) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Pontianak, Kalimantan Barat, 27-30 April 2006 lalu. Lomba ini memang sengaja dirancang untuk menyampaikan pikiran kritis pada lembaga pemerintah dan swasta yang memang perlu dikritik. Tujuannya tentu saja untuk menciptakan kehidupan bangsa yang lebih baik.
Perlombaan yang berlangsung di Universitas Tanjungpura tersebut dikelompokkan atas tiga bidang, yaitu, pertama, bidang Polkam (Politik dan Keamanan) dimana UGM menjadi juara 1 atas nama Yanuar Agung Anggoro (Administrasi Negara'02/ FISIPOL) dan Rino Ardiyan (Ilmu Sosiatri' 02/FISIPOL) dengan judul presentasi “Community Oriented Policing: Studi Kritis Pemolisian Berbasis Masyarakat di Malioboro”.
Kedua, bidang Perekonomian yang juga meraih juara I atas nama Tri Agung Wibawa (Manajemen '03/FE) dan Ferdian Andhika K (Manajemen' 03/ FE) dengan judul presentasi “Analisis Kritis Kebijakan Perbankan Nasinal Dalam Rangka Mewujudkan Visi Arsitektur Perbankan Indonesia”.
Ketiga, bidang Kesra (Kesejahteraan Masyarakat) yang menjadi juara harapan 1 atas nama Eko Cahyono PS (Farmasi '04) dan Isa Abdulhaq (Farmasi '04) dengan presentasi “Rasionalisasi Harga Obat di Indonesia, Mungkinkah?”
PPKM, seperti dituturkan Yanuar Agung Anggoro, adalah perlombaan yang bertujuan untuk mengkritisi kebijakan pemerintah dari ketiga bidang (Polkam, Perekonomian, dan Kesra) dengan memberikan rekomendasi yang membangun. PPKM merupakan salah satu program karya ilmiah selain LKTM, LKT-LH, dan PKM. PPKM di Pontianak merupakan PPKM ketiga setelah sebelumnya diselenggarakan di Surabaya dan Bali. Perlombaan dilaksanakan dalam dua tahap, pertama pengajuan karya tulis ke panitia PPKM di Jakarta. “Untuk tahun ini ada lebih dari 400 karya tulis yang diterima oleh Dikti yang kemudian disaring untuk menentukan finalis yang berjumlah 33 finalis dari semua bidang, 10 finalis dari Polkam, 8 finalis dari Perekonomian, 15 finalis dari Kesra. Tahap kedua adalah presentasi oleh finalis”, ungkap Yanuar.
Mahasiswa Fisipol 2002 ini mengatakan, UGM sendiri berhasil diterima 4 finalis dan bertarung dengan belasan PTN dan PTS di Indonesia. Satu kabar yang menggembirakan karena dari 4 tim yang mengikuti presentasi, akhirnya UGM berhasil memborong dua gelar juara 1 dan juara harapan 1.
Meski UGM berhasil mendominasi Juara, lanjut mahasiswa jurusan Administrasi Negara, namun ada beberapa pengalaman menarik yang bisa diambil dari kegiatan PPKM Pontianak. Persiapan, pembinaan, dan pendampingan yang dilakukan oleh Pembina dari Universitas lain merupakan fenomena yang menarik dalam PPKM. Universitas-universitas seperti UNIBRAW dan UNAIR sangat antusias dengan kegiatan ini, terutama untuk mengangkat nama Universitas mereka. Mereka mempersiapkan mahasiswa mereka sejak sebelum mengirim karya tulis dengan dibentuknya kelompok-kelompok studi khusus. Berbagai macam motivasi diberikan, dari pembebasan KKN bila berhasil masuk final sampai pemberian tabungan dan pembebasan biaya studi bila berhasil meraih juara di PPKM. Mereka memanfaatkan benar jadwal-jadwal kegiatan ilmiah mahasiswa tingkat nasional yang telah ditetapkan dengan rutin.
“Bisa dibayangkan bila UGM mampu melakukan pola pembinaan seperti ini, maka bisa jadi final PPKM atau kegiatan sejenis lain merupakan final yang didominasi oleh mahasiswa UGM sendiri. Bahkan kegiatan yang sifatnya internasional pun bisa menjadi sarana-sarana UGM untuk memboyong gelar juara dan meningkatkan citra UGM di mata dunia internasional”, harap Yanuar (N-dria).
http://www.ugm.ac.id/index.php?page=headline&artikel=165
Diambil dari Milis lain..: putuss_jia_you
1. Dari mana asal kentut ? Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.
2. Apa komposisi kentut ? Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut).
3. Kenapa kentut berbau busuk ? Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.
4. Kenapa kentut menimbulkan bunyi ? Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas. (Dan diameter lubang anus anda, hi..hi....)
5. Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ? Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly).
6. Berapa banyak kentut diproduksi sehari ? Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.
7. Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ? Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbeit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung).
8. Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain ? Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu, kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara 'transmitter' dengan 'receiver'. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar & konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.
9. Apakah setiap orang kentut ? Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut. (Makanya gak usah malu kalo sering kentut)
10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ? Tidak ada kaitannya dengan gender.. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan. (Makanya kentut perempuan lebih bau, ha..ha....)
11. Saat apa biasanya orang kentut ? Pagi hari di toilet. yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.
12. Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ? Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).
13. Selain makanan, apa saja penyebab kentut ? Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).
14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ? Tidak... sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.
15. Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ? Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor.. Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.
16. Mungkinkah kentut terbakar ? Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen. (Kalo naik gunung, lupa bawa korek api tapi mau masak indomie, pakai aja kentut buat nyalain kompor)
17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ? Jangan mengada-ada. .. konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.
18. Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ? Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau. (Makanya lebih baik pelihara gajah di rumah daripada anjing).
19. Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ? Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak. (Makanya yang punya hobi cium bau kentut, sebaiknya dikurangin)
20. Apakah warna kentut ? Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan ketahuan siapa yang kentut.
21. Kentut itu apakah asam, basa atau netral ? Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).
22. Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ? Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.
Wah2,, ternyata..
BES-BEJ akhirnya digabung juga, dengan target realisasi Juni 2007. Bursa hasil penggabungan ini nantinya akan menjadi bursa tunggal untuk pasar modal di Indonesia. Efisiensi, optimalisasi, dan daya saing menjadi isu utama.
Hari gini masih monopoli?? Apakah memang dalam kasus merger bursa efek, dampak negatif monopoli dikecualikan?
Salam, Triagung W.
BES Percepat Merger dengan BEJ Tahun Depan
StockWatch (Jakarta) - Manajemen Bursa Efek Surabaya (BES) akan mempercepat proses penggabungan usaha (merger) dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ) sehingga diharapkan dapat rampung tahun mendatang.
Langkah tersebut akan diambil seiring dengan persetujuan pendahuluan merger dengan BEJ yang dipeorleh dalam RUPSLB yang digelar Rabu (6/12) ini di Jakarta.
Presiden Direktur BES, Bastian Purnama, mengatakan dalam jumpa pers seusai RUPSLB, upaya tersebut dimaksudkan untuk memberi kepastian kepada para pemegang saham dan investor.
"Lebih cepat lebih baik. Kita harapkan hasil kajian tim merger bisa selesai dalam waktu tiga bulan mendatang karena BEJ sudah mendapat persetujuan. Normalnya proses itu memakan waktu enam bulan. Tetapi jika ketiga hal yakni soal kajian terhadap legal, hak karyawan dan hak pemegang saham bisa diakomodasi, saya rasa tiga bulan sudah bisa," ujarnya.
Namun menurut Bastian, cepat atau lambatnya proses tersebut tetap bergantung kepada Bapepam selaku otoritas pasar modal. "Cepat atau lambat, itu tergantung koordinasi Bapepam….," tuturnya.
Pasalnya, pasca RUPSLB tersebut kedua bursa masing-masing akan membuat tim rancangan yang hasilnya akan diserahkan kepada para komisaris. Setelah itu, kedua pihak akan memminta dari Bapepam dan akhirnya membawa rancangan itu ke dalam RUPSLB.
Dalam RUPSLB akan diputuskan apakah akan memberikan persetujuan pendahuluan untuk melakukan penggabungan usaha perseroan dengan BEJ, dengan catatan-catatan, sebagai bahan pertimbangan bagi perseroan dalam proses penyusunan rencangan.
Meskipun disetujui oleh seluruh pemegang saham yang hadir yaitu sebanyak 68 Anggota Bursa (AB) atau sekitar 65,3% dari seluruh AB di BES, namun para pemegang saham dalam proses penyusunan rancangan penggabungan usaha itu mengutamakan nilai lebih atau added value bagi para karyawan dan manajemen maupun para pemegang saham.
Sementara itu, Direktur BES, Guntur Pasaribu, menambahkan, dengan adanya penggabungan usaha tersebut maka aktivitas operasi dan semua produk yang telah ada di bursa saat ini akan tetap dilanjutkan.
Here are some views correlated with
Liberalism:
“Liberalism is Political
theory stressing individualism: a political ideology with its beginnings in
western Europe that rejects authoritarian government and defends freedom of
speech, association, and religion, and the right to own property.”
- Encarta Dictionary
“Liberalism is Free-market
economics: an economic theory in favor of free competition and minimal
government regulation.”
- Encarta Dictionary
“In politics, liberalism expressed
itself as a reaction against authoritarian regimes…In economic policy,
liberalism expressed itself as a reaction against government intervention in
economic affairs.”
- Milton Friedman, “Liberalism” (1955)
“Liberalism is a manifestation of
opportunism and conflicts fundamentally with Marxism.”
- Mao Zedong (1893 - 1976), Chinese statesman.
“Liberalism and democracy are now
usually thought to have common aims, but in the past many liberals considered democracy
unhealthy because it encouraged mass participation in politics.”
- Peter Gay, Professor of History, Yale University.
“Man being born, as has been
proved, with a title to perfect freedom and an uncontrolled enjoyment of all
the rights and privileges of the law of Nature, equally with any other man, or
number of men in the world.”
But,
“No man in civil society can be
exempted from the laws of it.”
(So,.. People must consent to be
ruled)
- John Locke, “The Second Treatise on Government”
"...
the liberal principle demands that the limitations to the freedom of each which
are made necessary by social life should be minimized ... as much as
possible."
- Karl Popper
(1956)
Apa sih, bahasan yang membuat Edmund S. Phelps terpilih menjadi penerima nobel ekonomi tahun ini?
Salah satunya adalah koreksi atas hubungan antara inflasi dan tingkat pengangguran yang dipopulerkan oleh kurva Arthur Phillips. Secara ringkas, pendapat Edmund S. Phelps adalah “The relationship between employment and inflation rates is less straightforward than was previously assumed. Long term unemployment rates can't be adjusted by simply manipulating inflation rates”.
Dengan demikian teorinya menjadi koreksi atas kurva Arthur Phillips, yang secara sederhana membuat hubungan negatif antara inflasi dan tingkat pengangguran. Perlu ditambahkan dimensi antarwaktu (yang ia sebut intertemporal tradeoffs) ke dalam analisis ekonomi.
Silahkan dikoreksi apabila keliru.
| Start: | Sep 30, '06 5:00p | | Location: | Waroeng Steak Jakal |
Buka bersama ikasmariagitma (panjang amat??)
| Start: | Oct 6, '06 5:00p | | Location: | Kontrakan kita tercinta |
Buka bersama Ikamma manajemen 03. Yuuuk!!
Terinspirasi oleh Erros, Yovie Widianto, Ahmad Dhani, Krisna, Armand, dan pencipta lagu SMS (siapa sih namanya??) yang kian kondang, saya mencoba menciptakan lagu sendiri. Siapa tahu bisa ikut kondang seperti mereka. Apalagi sekarang sudah banyak media untuk mempublikasikan lagu hasil ciptaan. Blog ini misalnya. target="xml" content="namespace prefix = o ns = \"urn:schemas-microsoft-com:office:office\" /"/>?> Teknologi recording pun sekarang makin canggih, simpel, dan mudah. Cukup install adobe audition ke komputer, masukkan kabel gitar, isi vokal dengan mikropon, edit dikit, jadi deh lagu. Mudah target="xml" content="namespace prefix = st1 ns = \"urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags\" /"/>?>kan, buat jadi musisi?? Sepertinya demikian. Langkah pertama yang saya pikirkan untuk menciptakan lagu adalah memikirkan nada. Tidak terlalu susah memang, apalagi dengan skill bergitar saya yang sedang-sedang saja (lho???). Cukup satu-dua kali mencoba, jadilah nada lagu saya sendiri. Langkah kedua: ini bagian menurut saya paling sulit. Membuat lirik!! Percobaan pertama: gagal! Nyoba bikin lirik tentang kehidupan. Setelah mikir panjang, Ga dapat ide lirik menarik tentang kehidupan. Satu-dua kalimat sih dapet, tapi menyusun sampe jadi satu bait susahnya minta ampun. Percobaan kedua: gagal juga! Kali ini saya coba bikin lirik tentang alam. Lebih susah lagi, karena sudah jarang maen ke kebun dan hutan. Berimajinasi dan berasumsi saja ternyata tidak cukup menyusun sajak lagu. Percobaan ketiga: hampir berhasil! Gagal dengan dua tema terdahulu, beralih ke tema cinta. Pengennya sih mengarang cerita perselingkuhan. Meski minim pengalaman, lirik tersusun tuntas. Tapi masalahnya, ceritanya tidak masuk akal. Kendati demikian, ada kemajuan. Percobaan keempat: Sukses!! Akhirnya menuliskan pengalaman pribadi jauh lebih mudah. Percayalah. Liriknya nyambung, pemilihan katanya mudah, dan lebih mudah dihayati. Inilah lirik lagu pertama ciptaan Bowie, judulnya You’re the one. You’re the one Sorry for remembering you... I can’t hold this feeling I can’t forget your smiling Sorry for always asking to you I can’t stop thinking Why don’t we stay and dancing Since you leave me.. Since you leave me.. Do you know? Do you feel? I can’t pass away your shadow I wanna always be your hero Do you know? Do you feel? You’re the one who heal my sorrow You’re the one and will always be the one Since you leave me.. Since you leave me.. Hope so.. Penasaran dengan lagunya?? Tenang-tenang.. Tidak lama lagi saya upload ke web ini. Rekamannya sudah jadi kok, ngga bagus-bagus amat sih, tetapi cukup bisa didengarkan. :) Peace!!
This is My Voice.. I record this song using Adobe Audition and my lovely accoustic guitar. Download this file if you want to hear an accoustic kind of The reason song (by hoobastank). Its Cool!!!
|  | Memorable Pictures |
Baru saya sadari, ternyata banyak tanaman buah di UGM. Ada pohon mangga di Fakultas Psikologi, buah genitu di belakang gedung pusat dan di parkiran Fakultas Ekonomi, jambu mete di Fakultas Sastra dan Lembah, serta sukun di Fakultas Sastra.
Sayangnya, saya tidak bisa lagi bertingkah seperti waktu SMP-makan buah pohon kenari yang ada di dekat sekolah.
Ada yang menarik dari diskusi dengan Kafi Kurnia di acara INTRIK tadi sore. Bahwa Indonesia hanya punya B3-Bali, Borobudur, Batik sebagai kebanggaan. Hal ini patut disayangkan, karena bangsa ini punya banyak potensi yang bisa digarap sebagai identitas, atau merek yang bisa membawa nama Indonesia. Merek Indonesia, begitu istilahnya.
Sebut saja beberapa: handicraft, tempe, kecap manis (ternyata ciptaan Indonesia lho..), buah-buahan yang beraneka ragam, dan sebagainya, banyak sekali. Sepertinya kita terlalu kaya hingga tidak punya prioritas tentang apa yang ingin kita unggulkan. Kita bingung sendiri melihat potensi kita yang demikian melimpah.
Kalah bersaing? Kalah kualitas? Bukan. Menurut saya kita hanya kalah strategi. Coba lihat kasus simpel di negara lain. Malaysia contohnya, memiliki Airport yang sangat mewah (kata teman saya sih) dan Airways yang handal guna mendukung turisme. Belum lagi tagline “The Trully Asia” yang sukses dan paket-paket pariwisata yang bahkan menggoda masyarakat kita.
Thailand pun demikian. Thai Airways sukses menjadi ikon negara yang dapat dibanggakan. Sedangkan Garuda Indonesia? Restrukturisasi setengah hati justru melanda perusahaan ini. Masih banyak kasus lain yang membuktikan bahwa kita kalah strategi, tetapi tidak perlu saya bahas lebih panjang lagi, karena akan menghabiskan space blog. Hehehe...
Kalau terus menerus kalah strategi, bisa-bisa B3 nanti berubah lho. Bukan lagi Bali, Borobudur, dan Batik. Tetapi Bencana, Ba****, dan Blow out.
Seperti kita ketahui, salah satu masalah perbankan akhir-akhir ini adalah tingginya angka Non Performing Loan (NPL ). Penyebabnya antara lain adalah naiknya suku bunga akibat inflasi yang ditimbulkan kenaikan harga BBM, memburuknya iklim usaha, dan peraturan baru tentang penggolongan kredit macet yang mengikutsertakan prospek industri sebagai aspek penilaian.
Sayangnya, kontributor terbesar pada NPL perbankan kita adalah bank BUMN. Bank pelat merah menyumbangkan 5,8% dari total NPL perbankan nasional yang saat ini berada pada kisaran 8,8%.
Salah satu alternatif yang sempat muncul adalah pembentukan Special Purpose Vehicle (SPV) untuk menangani aset macet/aset jelek di bank. Apakah SPV itu? Menurut salah satu artikel, (Na’im, 2005), “Special Purpose Vehicle (SPV) is an instrumental institution used for specific purposes by firms. The SPV is useful for tax planning, risk management, project financing and company restructuring”.
Lebih mudahnya, SPV merupakan institusi semacam BPPN, namun dibentuk oleh Bank itu sendiri. Dengan adanya SPV, bank bisa mengalihkan pengelolaan aset jelek sehingga bisa membantu mengurangi NPL. Dalam industri keuangan, pembentukan SPV semacam ini merupakan hal yang lumrah, umum. Bahkan di luar negeri pembentukan SPV sebagai institusi pengelola kredit macet atau bad debt, sudah sering dilakukan.
Dengan adanya SPV, perusahaan hanya mengurusi aset-aset yang bagus saja, aset jelek dilimpahkan ke SPV untuk dilakukan haircut, penjualan aset dengan discount, dsb. Filosofinya, lebih baik terjual dibawah nilai buku daripada tidak dapat hasil sama sekali dan mengeluarkan aset buruk dari neraca perusahaan agar pencadangan bad debt tidak terlalu tinggi.
Hanya saja, pembentukan SPV untuk menangani kredit macet di bank BUMN masih terkendala banyak hal. Diantara kendala tersebut adalah belum adanya peraturan resmi tentang pembentukan/pembolehan SPV. Sepertinya, hal itu terkait dengan status bank BUMN sebagai aset negara.
Kita tahu, terhadap aset negara DILARANG dilakukan penjualan aset dengan harga discount (dibawah nilai buku). Padahal, salah satu cara mengatasi aset jelek adalah dengan menjualnya kepada pihak ketiga. Nah, bila SPV kemudian melakukan penjualan secara discount kepada pihak ketiga, bisa-bisa dituduh korupsi. Sepertinya inilah yang menjadi masalah mengapa SPV belum juga dibentuk di Bank BUMN. Kiranya BUMN kita perlu diberi level of playing field yang sama.
Bakat Mas Yovie Widianto tidak perlu diragukan lagi. Dia adalah pemain kunci Kahitna. Audy dan Dea Mirella adalah dua diantara artis yang jadi tenar gara-gara lagu ciptaan Mas Yovie. Ada lagu lama milik Kahitna yang saya suka, judulnya Andai aku bisa terbang.
Mengapa saya suka? Disamping chord lagunya yang unik, jangkauan saura saya terbilang cukup untuk menyanyikan lagu ini (jadi sering saya nyanyikan di kamar). Selain itu, lagu ini pernah menjadi lagu kebangsaan saya dulu ketika masih bersama dia.
Andai Aku Bisa terbang By Kahitna
Ohh jauh sekali rumahmu Kangen rindu Semua ada selalu ada Untukmu kekasih
Ku kayuh sepeda kumbangku Kuberhayal andai dapat Mengantarkanku sampai ke rumahmu
Ku ingin menikmati sepenggal malam ini Ku tak tahu adakah dayaku Seandainya aku bisa terbang Kan kujelang engkau kekasih
Seandainya aku bisa terbang Kan kugapai engkau kekasih Dan kupeluk engkau Sungguh untuk selamanya
 | Guestbook | |
| |